Ada fase dalam hidup ketika semuanya terasa seperti reset. Seragam sekolah berganti pakaian kuliah, rutinitas berubah, dan seseorang mulai dituntut lebih mandiri dalam menentukan arah masa depan.
Fase itu kini dijalani Theresia Alicia. Di tengah aktivitasnya sebagai Top Model Indonesia 2022, atlet berbakat yang menjadi salah satu andalan Sidoarjo di cabang Dancesport, serta Icon Putri Tradisional Indonesia, Theresia kini memasuki babak baru sebagai mahasiswi Universitas Surabaya (UBAYA), Fakultas Bisnis dan Ekonomika, Program Studi Akuntansi.
Bagi Theresia, menjadi mahasiswa baru bukan sekadar perubahan status. Ini adalah langkah untuk berkembang dan mempersiapkan diri menghadapi dunia yang lebih luas.
Dari Pelajar Menjadi Mahasiswi
Memasuki dunia perkuliahan membuat Theresia menyadari bahwa kehidupan mahasiswa memiliki tantangan yang berbeda dengan masa sekolah.
Jika sebelumnya banyak hal masih berjalan dalam rutinitas yang terarah, kini ia harus lebih mandiri dalam mengatur waktu, menentukan prioritas, dan bertanggung jawab terhadap setiap pilihan.
Tantangannya semakin menarik karena kehidupan Theresia tidak hanya berada di ruang kuliah. Dunia modeling, dancesport, dan perannya sebagai Icon Putri Tradisional Indonesia tetap menjadi bagian dari aktivitasnya.
Baginya, inilah kesempatan untuk belajar bahwa prestasi bukan hanya tentang memenangkan kompetisi, tetapi juga tentang disiplin, konsistensi, kemampuan mengatur waktu, dan keberanian menghadapi tantangan baru.
Mengapa Memilih Akuntansi?
Pilihan Theresia untuk mengambil jurusan Akuntansi bukan tanpa alasan.
Ketertarikannya pada dunia bisnis dan ekonomi membuatnya melihat Akuntansi sebagai ilmu yang penting untuk memahami bagaimana sebuah bisnis berjalan, bagaimana keuangan dikelola, serta bagaimana sebuah keputusan dibuat berdasarkan data dan perhitungan yang tepat.
Menurutnya, Akuntansi bukan sekadar berbicara tentang angka, debit, dan kredit. Di balik angka ada strategi, tanggung jawab, ketelitian, dan keputusan yang bisa menentukan masa depan.
Karena itu, ia berharap ilmu yang diperolehnya di bangku kuliah tidak berhenti sebagai teori, tetapi dapat menjadi bekal untuk membangun sesuatu yang nyata di kemudian hari.
Kuliah pun tidak berarti ia harus meninggalkan dunia prestasi. Justru pendidikan menjadi fondasi baru untuk membuat langkahnya semakin kuat.
Membawa Tradisi Indonesia ke Generasi Z
Di tengah dunia yang semakin modern, Theresia juga membawa misi melalui perannya sebagai Icon Putri Tradisional Indonesia.
Ia ingin budaya dan tradisi Indonesia tetap dekat dengan generasi muda.
Menurutnya, mencintai budaya tidak harus selalu dilakukan dengan cara yang kaku atau terlihat kuno. Tradisi justru bisa diperkenalkan melalui sesuatu yang dekat dengan anak muda, mulai dari fashion, media sosial, kreativitas, hingga berbagai kegiatan kekinian.
Baginya, menjadi Icon Putri Tradisional Indonesia berarti memiliki kesempatan untuk menunjukkan bahwa budaya Indonesia bisa tetap relevan, berkembang, dan bahkan menjadi sesuatu yang keren di era modern.
Ada satu benang merah dari semua perjalanan tersebut: pendidikan, modeling, olahraga, dan budaya sama-sama menjadi ruang bagi Theresia untuk terus bertumbuh tanpa kehilangan identitasnya.
Filosofi Hidup Theresia
Perjalanan dari seorang pelajar hingga menjadi Top Model Indonesia 2022, atlet dancesport, dan kini Icon Putri Tradisional Indonesia tidak terjadi dalam satu malam.
Semua dibangun melalui keberanian untuk mencoba, kemauan untuk belajar, konsistensi, dan kesediaan untuk terus berkembang.
Bagi Theresia, sebuah pencapaian bukanlah akhir perjalanan. Setiap keberhasilan justru menjadi awal untuk menghadapi tantangan berikutnya.
Kini, seragam sekolah memang telah berganti menjadi kehidupan kampus. Namun semangatnya tetap sama: terus melangkah, terus belajar, dan terus menjadi versi terbaik dari diri sendiri.
“Karena bagi Theresia Alicia, masa depan bukan sesuatu yang hanya ditunggu. Masa depan adalah sesuatu yang harus dipersiapkan, diperjuangkan, dan diwujudkan mulai hari ini.”