Hari itu, meski saya tidak bisa hadir secara langsung, layar laptop saya menjadi jendela untuk bertemu dengan sejumlah tokoh budaya Surabaya dan tokoh Tionghoa Surabaya. Lokasi pertemuan kami terbilang unik—Kirei Café, sebuah tempat yang hangat, cozy, dan akrab bagi siapa saja yang ingin sekadar nongkrong, nugas, atau berbagi ide.
Jujur, walaupun saya hadir secara daring, rasanya seperti ikut duduk di sana, mendengarkan tawa ringan dan seriusnya diskusi yang terjadi. Ada sesuatu yang berbeda saat orang-orang berkumpul dengan satu semangat yang sama: melestarikan budaya.
Ngobrolin Project Vlog
Dari pertemuan itu lahirlah sebuah gagasan yang membuat hati saya bersemangat: membuat vlog berseri tentang budaya di Surabaya.
Bayangkan, Surabaya dengan segala keberagamannya—Jawa, Madura, Arab, Tionghoa, dan banyak lagi—semua punya cerita, tradisi, dan keunikan. Lalu bagaimana kalau semua itu kita rangkai jadi kisah visual yang bisa dinikmati siapa saja lewat layar digital?
Sebagai Runner up Miss Tionghoa Indonesia 2024, saya merasa terpanggil untuk ikut merawat jejak budaya, terutama dari sudut pandang komunitas Tionghoa yang sudah lama menjadi bagian penting dari sejarah Surabaya.
Harapan Saya
Ada tiga hal yang paling saya harapkan dari project ini:
🌸 Menjadi jembatan antarbudaya.
Saya ingin vlog ini bisa menghadirkan Surabaya dalam warna aslinya—heterogen, beragam, tapi tetap satu.
🌸 Mengajak generasi muda lebih peduli.
Budaya itu bukan cuma soal masa lalu. Budaya bisa kita temui di makanan sehari-hari, di bahasa, di cara kita saling menyapa. Dan dengan vlog, semua itu bisa dikemas jadi sesuatu yang relatable.
🌸 Membuat budaya tetap hidup.
Bagi saya, melestarikan budaya bukan berarti mengurungnya di museum. Justru kita harus membawanya ke ruang-ruang baru, termasuk dunia digital.
Awal yang Indah
Bagi saya, pertemuan ini lebih dari sekadar diskusi. Ini adalah awal perjalanan panjang untuk menghadirkan Surabaya dan budayanya ke panggung digital.
Saya percaya, ketika kita merawat budaya, kita juga sedang merawat identitas kita. Dan lewat vlog yang akan segera hadir, saya ingin orang-orang bisa melihat Surabaya bukan hanya sebagai kota besar, tapi juga sebagai rumah dari begitu banyak cerita.
Mari nantikan langkah kecil ini yang semoga bisa menjadi bagian dari langkah besar pelestarian budaya.
Dengan penuh semangat,
Jacqueline ✨
runner up Miss Tionghoa Indonesia 2024