Konferensi Pers Miss Tionghoa Indonesia 2025: Sambut Prestasi Gemilang Perwakilan Jawa Timur & Perkenalkan Web Series Sejarah Surabaya

Suasana hangat dan penuh keakraban terasa kental dalam acara konferensi pers Miss Tionghoa Indonesia 2025, yang sekaligus menjadi momen penyambutan perwakilan Miss Tionghoa Jawa Timur atas prestasinya yang membanggakan di ajang Grand Final Miss Tionghoa Indonesia 2025.

Acara yang digelar di HIGA Resto, Jalan Raya Kupang Baru, Surabaya, ini dihadiri oleh pihak SPS selaku sponsor utama, perwakilan panitia nasional Miss Tionghoa Indonesia, serta sejumlah awak media dari berbagai daerah.

 

Nuansa Santai Penuh Keakraban

 

Berlangsung dengan suasana santai dan akrab, acara ini mencerminkan semangat kebersamaan antara para peraih penghargaan, awak media, dan tamu undangan.

“Acara ini bukan hanya tentang selebrasi prestasi, tapi juga tentang kebersamaan dan rasa syukur. Kami bangga membawa nama Jawa Timur ke panggung nasional,” ujar Angeline Wong, Peraih Miss Tionghoa Indonesia 2025.

 

Dukungan dari Sponsor dan Media

 

Sebagai sponsor utama, pihak SPS menyampaikan apresiasi tinggi atas dedikasi para finalis dalam menjaga nilai-nilai budaya Tionghoa serta memperkuat jembatan persahabatan lintas budaya di Indonesia.

“Kami melihat ajang ini bukan sekadar kontes kecantikan, tetapi wadah pembentukan karakter dan pelestarian budaya. Kami bangga bisa mendukung generasi muda yang berperan sebagai duta budaya,” ujar perwakilan SPS dalam sambutannya di HIGA Resto.

Para awak media yang hadir juga turut memberikan dukungan dengan sesi tanya jawab santai yang penuh kehangatan, memperlihatkan kedekatan emosional antara peraih penghargaan dan rekan-rekan pers.

 

 Peluncuran Web Series Sejarah Surabaya

 

Momen konferensi pers ini juga menjadi kesempatan bagi keluarga besar Miss Tionghoa Indonesia untuk memperkenalkan program Web Series terbaru yang akan segera diproduksi dan ditayangkan di kanal YouTube Peraga Indonesia.

Web Series dengan judul “SISHUI” ini akan mengangkat sejarah Kota Surabaya dan sekitarnya dari sudut pandang Mahua, tokoh sejarah Tionghoa yang dikenal sebagai juru catat Laksamana Cheng Ho. Melalui serial ini, Miss Tionghoa Indonesia berharap dapat menghadirkan cara baru dalam memahami perjalanan sejarah dan interaksi budaya antara masyarakat Tionghoa dan Nusantara.

“Lewat Web Series ini, kami ingin menunjukkan bahwa sejarah bukan hanya milik buku, tapi bisa dihidupkan kembali lewat media yang dekat dengan generasi muda,” ungkap Nita National Director Miss Tionghoa Indonesia

 

Miss Tionghoa Indonesia 2025: Agen Akulturasi Budaya

 

Di penghujung acara, panitia menegaskan harapan besar agar Miss Tionghoa Indonesia 2025 dapat menjalankan perannya dengan baik sebagai agen akulturasi budaya di Indonesia, menjembatani harmoni antara tradisi Tionghoa dan budaya Nusantara.

“Semoga Miss Tionghoa Indonesia 2025 menjadi sosok inspiratif yang mampu memperkenalkan keindahan keberagaman budaya Indonesia kepada dunia,” jelas Roy Mahieu, selaku founder Peraga Indonesia yang menjadi inisiasi ajang Miss Tionghoa Indonesia

 

Tentang Miss Tionghoa Indonesia

Miss Tionghoa Indonesia merupakan ajang bergengsi yang tidak hanya menonjolkan kecantikan fisik, tetapi juga kecerdasan, wawasan budaya, serta kepedulian sosial. Melalui kegiatan, ajang ini diharapkan dapat melahirkan generasi muda Tionghoa yang aktif berkontribusi dalam memperkaya khazanah budaya Indonesia.

Leave a Reply
Your email address will not be published. *

Click on the background to close