Suasana karantina finalis Top Model Indonesia Jatim 2025 pada hari Jumat (5/9) Di Hotel Royal Regantris Surabaya berlangsung penuh antusiasme. Para finalis mengikuti rangkaian pelatihan intensif sebagai bekal menuju malam puncak Grand Final yang akan digelar keesokan harinya.
Sejak pagi, para finalis dibekali berbagai materi penting dari para mentor berpengalaman. Pelatihan pertama adalah Pose & Expression yang dibawakan oleh Agung Sudir, atau yang akrab disapa Panda. Dalam sesi ini, finalis diajarkan bagaimana menampilkan ekspresi wajah yang kuat serta pose tubuh yang elegan di atas panggung maupun di depan kamera., Dalam sesi ini, para finalis diajak memahami bahwa pose bukan sekadar berdiri tegak di depan kamera, melainkan seni menyampaikan karakter dan cerita. Panda berbagi teknik dasar tentang keseimbangan tubuh, ekspresi wajah yang tepat, hingga bagaimana menyesuaikan pose dengan busana dan suasana panggung.
Suasana kelas terasa interaktif. Finalis diberi kesempatan mencoba berbagai pose, mendapat koreksi langsung, serta tips praktis agar tampil lebih percaya diri dan natural.
Selanjutnya, para finalis mendapatkan pembekalan Public Speaking oleh Helmi Khaff. Materi ini bertujuan melatih kepercayaan diri sekaligus kemampuan komunikasi yang akan sangat penting bagi seorang model profesional., Seorang model tak hanya harus mahir berjalan di runway, tetapi juga mampu berbicara di depan publik dengan percaya diri.
Helmi menekankan pentingnya artikulasi, intonasi, dan sikap tubuh dalam berbicara. Para finalis berlatih memperkenalkan diri, menjawab pertanyaan, hingga menyampaikan pesan singkat dengan penuh percaya diri.
Sesi ini membuka wawasan finalis tentang bagaimana komunikasi bisa menjadi nilai plus di panggung maupun kehidupan profesional.
Tidak kalah menarik, sesi Personal Branding oleh Charlize Cahyadi, seorang model profesional, memberikan wawasan mendalam tentang bagaimana membangun citra diri yang kuat dan konsisten di industri fashion. Pesan Charlize kepada para finalis adalah pentingnya memiliki karakter dan identitas yang unik agar mampu bertahan di dunia modeling yang penuh persaingan., Ia menekankan bahwa personal branding adalah investasi jangka panjang yang akan membedakan satu model dengan yang lain.
Charlize berbagi pengalaman pribadinya, mulai dari membangun citra diri yang konsisten, mengelola reputasi, hingga menjaga profesionalitas dalam setiap kesempatan.
Para finalis terlihat antusias, banyak yang mencatat poin penting serta bertanya langsung tentang strategi menghadapi kompetisi modeling yang semakin kompetitif.
Sesi pelatihan ditutup dengan materi Social Media oleh Amelia, alumni Top Model Indonesia Jatim. Amelia membagikan pengalaman nyata dalam mengelola media sosial sebagai platform personal branding, sekaligus sebagai sarana memperluas jaringan dan peluang karier.
Menjelang sore, finalis Top Model Indonesia Jatim 2025 mendapat kesempatan istimewa mengikuti Photoshoot Model Class bersama fotografer profesional Kemal, yang berkolaborasi dengan Charlize Cahyadi.
Dalam sesi ini, para finalis belajar secara langsung bagaimana menyatukan pose, ekspresi, pencahayaan, serta arahan fotografer agar menghasilkan foto yang bernilai artistik tinggi. Charlize memberikan koreksi detail pada pose dan ekspresi, sementara Kemal membagikan tips bagaimana seorang model bisa “membaca” kamera dan menghidupkan nuansa dalam setiap jepretan.
Sesi ini menjadi salah satu momen paling seru, karena finalis langsung merasakan atmosfer profesional layaknya sesi pemotretan komersial. Selain menambah pengalaman, hasil foto dari kelas ini juga menjadi kenangan berharga selama masa karantina.
Di sela-sela kegiatan utama, para finalis juga mendapat tambahan pelatihan dan general rehearsal (GR) untuk persiapan akhir menjelang pagelaran Grand Final. Suasana karantina dipenuhi semangat, keceriaan, sekaligus keseriusan para finalis dalam memberikan yang terbaik.
Menjelang malam, kegiatan karantina ditutup dengan Gala Dinner yang diikuti seluruh finalis. Acara penuh kehangatan ini menghadirkan suasana kebersamaan yang kental, diwarnai canda tawa, serta momen istimewa berupa pertukaran hadiah antar finalis. Keakraban yang terjalin pada malam itu menjadi kenangan indah sekaligus pelepas ketegangan sebelum mereka melangkah ke panggung besar Grand Final.
Rangkaian kegiatan ini menjadi momen berharga bagi finalis Top Model Indonesia Jatim 2025 untuk menimba ilmu, memperkaya pengalaman, serta mempersiapkan diri tampil maksimal di panggung Grand Final yang akan menentukan siapa yang berhak menyandang gelar prestisius tersebut.